Thursday, July 9, 2020

Saya Yakinkan Orang Tua Saya, Allah Akan Membuka Jalan Untuk Orang yang Menuntut Ilmu

0

Assalamualaikum wr. wb.
Salam Bidikin!!
Saya Kismunthofiah, berasal dari Lebak, sebuah desa di tepian Kabupaten Grobogan Jawa Tengah. Kisah ini real, dan semoga dapat menjadi inspirasi bagi kalian para pejuang bidikmisi. Berawal dari Keinginan yang sangat tinggi untuk melanjutkan studi benar-benar membuat saya buta akan segalanya. Ambisi tersebut begitu kuat sehingga saya bertekad untuk tetap memperjuangkannya walaupun ada banyak hal yang menjadi hambatan. Saya bukan terlahir dari keluarga kaya Raya, namun saya terlahir dari orang tua yang hebat. Beliau adalah orang tua terbaik yang selalu mendukung keinginan anak-anaknya. Orang tua saya tidak pernah menuntut anaknya menjadi ini itu, akan tetapi memberi ruang saya untuk tetap belajar, dan mengangkat derajat orang tua dengan limpahan ilmu. Inilah definisi merdeka belajar versi orang tua saya.
Orang tua saya hanyalah dua orang buruh tani. Sang ibu menjadikan bergadang sebagai pekerjaan sampingan karena seringkali hasil panen tidak dapat dijadikan acuan untuk bertahan hidup. Saya hidup dalam lingkar keluarga yang minim akan pendidikan, bahkan pendidikan tertinggi hanyalah SMA. Mulai tahun 2018 kemarin Alhamdulillah saya diberi kesempatan untuk dapat melanjutkan tingkat sarjana. Alhasil saat ini sudah berada di semester 4 di Departemen Pendidikan Biologi UIN Walisongo Semarang.
Dulu saya termasuk siswa berprestasi di MA tempat saya belajar. Berbagai macam jalur masuk perguruan tinggi saya ikuti dan akhirnya diterima di jalur UMPTKIN dengan tes. Saya bersikeras mencobanya, karena dengan begitu saya akan membuktikan kepada orang tua bahwa saya mampu membanggakan mereka. Orang tua sempat merasa takut akan biaya, namun saya yakinkan mereka bahwa tidak ada yang perlu dikhawatirkan karena Allah bersama kita. Allah akan membuka jalan bagi hambanya yang memiliki iktikad baik, apalagi untuk mencari ilmu-ilmuNya.
Alhamdulillah dengan usaha dan doa yang selalu saya dan orang tua panjatkan. Saya berhasil mendapatkan beasiswa bidikmisi. Saya berusaha mandiri dengan beasiswa tersebut serta mencari pekerjaan sampingan agar tidak lagi meminta uang kepada orang tua untuk keperluan hidup saya selama kuliah.
Dengan bidikmisi, saya menjadi orang yang benar-benar hidup diantara mereka yang disebut kaum intelek. Dengan bidikmisi saya tahu, bahwa saya harus berterimakasih kepada seluruh rakyat Indonesia-ini uang mereka, dan harus kembali kepada mereka. Maka dari itu, saya memiliki kewajiban untuk tetap mengembalikan hak mereka dengan ikut membangun Indonesia menjadi lebih baik. Dengan bidikmisi pula saya tahu satu kekuatan, bahwa pendidikan bukan hanya milik mereka yang ber-uang, yang hidup dalam tataran kemegahan. Namun, pendidikan juga milik wong cilik dan kalangan marjinal yang haus akan mimpi-mimpi.
Selamat satu dekade bidikmisiku! Tetaplah mengabdi untuk negeri ini,  tetaplah menjadi malaikat untuk mereka yang layak didekap!
WA: 083847175370- Saya suka membantu, apalagi membantu kesuksesan orang lain dengan tangan saya.
Instagram: @kismun.th
Terimakasih.
Wassalamualaikum wr.wb.

Author Image

About bidikin
Inspiratif, Berkarya, Bermakna, Peduli

No comments:

Post a Comment