Sunday, June 7, 2020

SECERCAH MIMPIKU: DARI PETANI MENJADI PENELITI

0

SECERCAH MIMPIKU: DARI PETANI MENJADI PENELITI
Agung Adi Firdaus
Universitas Negeri Semarang

Awal mulanya banyak keraguan saya bisa melanjutkan kuliah. Hal ini dikarenakan latar belakang ekonomi keluarga yang pas-pasan. Ayah merupakan seorang petani sederhana lulusan SMP dan Ibu tidak bekerja. Ibu juga sering sakit, darah tinggi yang diderita membuatnya tidak boleh mengalami kelelahan. Keadaan ekonomi yang serba pas-pasan membuat Ibu seringkali berhutang hanya untuk membayar SPP sekolah dua orang putranya. Saya melihat niat tulus mereka ingin melihat kedua anaknya sukses. Bahkan, tetangga sering mengejek “uang dari mana buat kuliah anak, kuliah itu mahal…”, sampai-sampai Ibu sering dibuat menangis karena itu.
Beberapa orang mengenakan jas almamater berwarna kuning masuk ke kelas. Ternyata mereka adalah alumni sekolahku SMKN 3 Kudus yang sekarang berkuliah di Universitas Negeri Semarang (UNNES). Sejak itupun aku jatuh hati pada UNNES. Namun saya sadar, tujuanku masuk SMK adalah setelah lulus agar dapat langsung bekerja dan membantu ekonomi keluarga, kala itu pun tidak ada sama sekali pikiran untuk kuliah karena kuliah yang ada di benakku adalah membutuhkan biaya yang tidak sedikit.
Ketika akhir semester 5 saat penerimaan rapor, Ibuku dipanggil oleh guru BK. Setelah saat itu Ibu sering memberiku motivasi untuk kuliah, dengan alasan karena aku memiliki potensi. Motivasi dan tekadku untuk melanjutkan studi di Perguruan Tinggi Negeri (PTN) pun mulai tumbuh, namun sekolah tempatku belajar tidak favorit dan hanya bersandang akreditasi B. Sedangkan SNMPTN adalah jalur undangan untuk siswa-siswa berprestasi dari sekolah yang terpandang. Aku tidak patah semangat, suatu hari aku menemukan pamflet program BPUN (Bimbingan Pasca Ujian Nasional). Program tersebut ditujukan untuk siswa kelas 3 yang berkeinginan kuliah khususnya di PTN, dibimbing dan diajari materi SBMPTN bersistem asrama selama satu bulan.
Suatu sore saya bilang pada Ibu dan Bapak. “Bu, saya ingin ikut BPUN ini. Biar nanti kalau tidak lolos jalur undangan saya siap ikut jalur tertulis, harus banyak belajar materi SMA dari awal”. Saya harus menjelaskan dengan sesimpel-simpelnya agar mereka paham. Maklum, Bapak hanya lulus SMP dan Ibu tidak lulus dari Sekolah Dasar.”Iya le, ikut saja, alhamdulillah Ibu masih punya tabungan. Nanti di sana belajar sungguh-sungguh ya biar uangnya tidak sia-sia”. Jawab Ibu dengan bahasa jawa. Meskipun begitu, aku tahu dari raut muka Ibu kalau mereka sedang tidak ada uang dan pasti akan meminjam pada saudara atau tetangga lagi.
2
Sebelum dimulainya program tersebut, saya sudah mendaftar SNMPTN. Di tengah program BPUN berlangsung, pengumuman SNMPTN keluar dan saya dinyatakan diterima di UNNES. Saya langsung pulang dan memberitahu kabar gembira ini pada orang tua, mereka langsung menangis dan bersujud bahagia. Betapa senang dan bangganya aku melihat kedua orang tua bangga denganku. Tak hanya itu, tidak lama kemudian pengumuman beasiswa bidikmisi juga keluar dan saya dinyatakan diterima sebagai awarde bidikmisi, artinya saya dapat berkuliah dengan gratis disertai dengan diberikannya biaya hidup.
Setelah dinyatakan diterima SNMPTN dengan bidikmisi. Ujian Nasional mengumumkan bahwa saya meraih peringkat 1 paralel sekolah dengan total NIM 32,63 serta dinobatkan menjadi lulusan terbaik SMKN 3 Kudus 2017 pada saat wisuda. Kebahagiaan yang paling berkesan adalah ketika orangtua dan wali kelas diminta maju sampai meneteskan air mata kebahagiaan. Sebelum pergi ke Semarang, Ibu dan Ayah berpesan, ”Nak, utamakanlah ilmu akhirat, karena kita tidak akan tahu seberapa panjang usia kita, kalau bisa kamu nanti juga masuk pondok pesantren”. Saya sangat bersyukur mempunyai orang tua yang sangat religius. Selain atas permintaan mereka, saya memang sudah mempunyai keinginan untuk “mondok”, bahkan jikalau tidak diterima beasiswa bidikmisi saya akan menunda kuliah dan masuk di pondok pesantren.
Meskipun disaat bersamaan saya menjadi seorang mahasiswa dan santri, saya juga menjadi tutor les privat bimbingan belajar. Di sela-sela kuliah dan mondok, saya aktif mengajar matematika dan bahasa inggris siswa SMP. Saya berusaha semaksimal mungkin meskipun cukup berat dalam membagi waktu. Saya percaya waktu muda adalah waktu untuk bekerja keras agar nantinya dapat berbuah manis. Selain dapat menambah biaya hidup, saya dapat mengembangkan skill mengajar dan berbagi ilmu kepada orang lain.
Saya sangat menyukai dunia ilmiah dan kepenulisan sejak SMP. Saat itu, saya pernah menjadi juara harapan satu lomba karya tulis tingkat kabupaten. Aktif mengikuti komunitas-komunitas keilmiahan yang berbasis pada aktivitas menulis dan penelitian. Di dunia perkuliahan saya tetap menekuni dunia riset, saya sangat tertarik pada isu teknologi dan pendidikan. Satu keyakinan bahwa….”melalui dunia penelitian saya dapat berkontribusi dan bermanfaat besar pada kemajuan bangsa Indonesia melalui pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi” dalam benak saya. Di awal tahun perkuliahaan saat masih menjadi mahasiswa baru (maba), saya mengirimkan proposal program kreativitas mahasiswa (PKM). Namun saya tidak lolos pendanaan di tingkat nasional. Saya tidak patah semangat, bahkan lebih rajin dalam menulis. Saya tahu, keberhasilan datang setelah banyaknya kegagalan, ini hanyalah sebuah kegagalan kecil. Seperti ucapan Thomas Alfa Edison “Sebelum berhasil, Saya mengalami lebih dari 9000 kegagalan”.
Saya terus menabung untuk mengikuti lomba-lomba karya ilmiah, riset dan inovasi, karena di universitas pendaftaran lomba ditanggung oleh mahasiswa itu sendiri. Prestasi mulai saya torehkan saat awal semester tiga, saat itu saya menjadi juara tiga lomba esai nasional yang diselenggarakan oleh Universitas Al-Azhar Indonesia. Setelah itu, kegagalan-kegagalanku banyak berbuah manis. Banyak prestasi lain juga saya torehkan diantaranya: Pemakalah pada Asia Young Schoolar Summit (AYSS) di Tianjin University Tiongkok, Gold Award pada World Invention and Technology Expo (WINTEX), delegasi pada Professional, Engineering, Leadership, Teamwork, Awareness Camp (PELTAC) di Universiti Teknologi Malaysia (UTM), Silver Medal International Conference on Science Technology Engineering and Mathematic di Malaysia, Juara 1 Indonesia Paper Competition dan lain sebagainya. Lebih dari 30 penghargaan telah saya raih selama menjadi mahasiswa. Puncaknya adalah, saya dinobatkan sebagai mahasiswa berprestasi utama 1 Universitas Negeri Semarang tahun 2020 dan akan mewakili UNNES di tingkat nasional nanti.
Tak hanya bidang ilmiah, pengembangan diri saya lakukan pada bidang lain. Prinsip dalam diri saya adalah “sebaik-baiknya manusia adalah yang bermanfaat bagi orang lain”. Saya aktif di kegiatan berbasis volunteer dan pengabdian. Saya bersama UKM Penelitian mempunyai sebuah desa binaan di suatu desa kecil di wilayah Kabupaten Semarang. Kami aktif mengabdi dan membina desa binaan tersebut dalam bidang pendidikan, ekonomi, sosial dan budaya. Saya juga menjadi volunter di IYOIN Local Chapter Semarang yang melakukan kegiatan bantuan pendidikan di SD yang sedang mengalami musibah di wilayah Semarang dan sekitarnya. Bantuan kami beri dalam bentuk uang dan buku serta alat tulis. Selain itu kami juga memberi motivasi dan bimbingan agar adik-adik SD dapat meraih cita-citanya nanti.
Keinginan untuk terus berkontribusi dan bermanfaat pada bangsa dan masyarakat tidak berhenti disitu. Saat menginjak semester 5, saya terinspirasi dari kakak tingkat yang mendapat beasiswa LPDP untuk berkuliah di luar negeri. Terdapat juga program afirmasi untuk lulusan bidikmisi agar melanjutkan S2 dan S3 dengan beasiswa LDPD ini. Saya berusaha terus untuk memantaskan diri dan ingin meneruskan pendidikan master bidang software engineering atau information technology di Australia, dan menjadi seorang peneliti yang membanggakan bangsa Indonesia.
Melihat berbagai kemajuan yang dimiliki oleh negara kanguru tersebut dalam bidang teknologi. Saya ingin banyak belajar dan melanjutkan studi di negara tersebut. Nantinya, saya berharap dapat menerapkan ilmu yang saya dapatkan di sana untuk kemajuan bangsa Indonesia. Sesuai jurusan saya ambil saat ini yaitu Pendidikan Teknik Informatika, saya dididik untuk menjadi trainer, instruktur, peneliti, dosen ataupun guru dalam bidang teknologi informasi dan komunikasi. Saya yakin, melalui ilmu dan pengalaman yang akan diperoleh di Australia, saya dapat membagikan ilmu tersebut pada pelajar di Indonesia dan menjadi seorang ilmuwan yang dapat mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi di era Industri 4.0 saat ini.



LAMPIRAN 1. BIODATA PENULIS
“Sebaik-baiknya manusia adalah yang bermanfaat bagi orang lain”
(Rasulullah SAW)
î  Nama Lengkap
î  Agung Adi Firdaus
î  Jenis Kelamin
î  Laki-laki
î  Tempat dan Tanggal Lahir
î  Pati, 27 Juni 1999
î  Email
î  Nomor Telp/HP
î  0895414589969
î  Universitas
î  Universitas Negeri Semarang

PRESTASI
KEJUARAAN
§  (2020) Best Video Lomba Esai Nasional Edvolution 7, Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)
§  (2020) Mahasiswa Berprestasi Utama 1 Universitas Negeri Semarang 2020
§  (2020) Juara 1 Kisah Inspiratif Competition of Cendikia, Universitas Sriwijaya
§  (2020) Mahasiswa Berprestasi 1 FT Universitas Negeri Semarang
§  (2020) Mahasiswa Berprestasi 1 Jurusan Teknik Elektro 1 Universitas Negeri Semarang
§  (2020) Finalis Lomba Kisah Inspiratif Bidikmisi Fair Institut Teknologi Bandung
§  (2019) Gold Award World Invention and Technology Expo (WINTEX)
§  (2019) Juara 3 Lomba Esai Pekan Ilmiah Nasional POLTEKKES Surakarta
§  (2019) Juara 1 Indonesia Papper Competition (IPC), FMIPA UNNES
§  (2019) Juara 2 IYALE INSTITUTE National Essay Competition 2019
§  (2019) Juara 1 Lomba Esai Science Festival POLTEKKES KEMENKES JAKARTA 3
§  (2019) Finalis LKTI ASECT in Universitas Jember
§  (2019) Finalis Lomba Esai SMNPDN, Universitas Gadjah Mada
§  (2019) Finalis Citra Pilar Management Essay Competition
§  (2019) Finalis Lomba Esai Nasional GEMBIRA, Universitas Andalas Padang
§  (2019) Mahasiswa Berprestasi 3 Jurusan Teknik Elektro Universitas Negeri Semarang
§  (2018) Juara 2 Lomba Esai Nasional FITK Festival, UIN Maulana Malik Ibrahim Malang
§  (2018) Juara 3 Lomba Esai Gebyar Mahasiswa Sholeh, Universitas AL-Azhar Indonesia
§  (2018) Finalis Lomba Esai Nasional PIF 2, Universitas Pattimura Ambon
§  (2018) Semifinalist LKTI FORCE, Universitas Mulawarman Samarinda
§  (2018) Top 10 Papper National Seminar and Call For Papper LPM Edukasi UIN Walisongo Semarang
§  (2016) Delegasi OSK Bidang Fisika Tingkat Kabupaten Kudus
§  (2013) Juara Harapan 1 Lomba Karya Ilmiah Siswa Tingkat Kabupaten Pati
§  (2013) Juara 1 Lomba Tingkat II Penggalang Tingkat Kecamatan Sukollilo
§  (2013) Delegasi Olimpiade Sains Nasional (OSN) SMP Bidang Biologi
§  (2013) Juara 1 Lomba Biologi SMP Tingkat SMPN 1 Sukolilo
§  (2012) Juara 2 Lomba Fisika SMP Tingkat SMPN 1 Sukolilo
§  (2011) Juara 1 Lomba IPA Terpadu SD Tingkat Kecamatan Sukolilo
PENGHARGAAN
§  (2019) Eunphoria (FT-Award) : Kategori Mahasiswa Berprestasi
§  (2018-2019) The Most Prestatif of UKM Penelitian UNNES
§  (2018) The Young Prestatif of Electrical Sciences Club
§  (2017) Lulusan Terbaik SMKN 3 Kudus Tahun 2017
§  (2017) Peraih Skor Tertinggi Ujian Nasional SMKN 3 Kudus
§  (2013) Pramuka Garuda Penggalang
§  (2011) Peraih Skor Tertinggi Ujian Nasional SDN 1 Kedungwinong
PUBLIKASI
§  Proceedings Of The 1st Vocational Education International Conference (Veic 2019)
î  Designing Educational Game Of Indonesian Traditional Musical Instruments Based On Android Using Unity 3D
§  Jurnal Nasional Pendidikan Teknik Informatika
î  Hubungan Nilai Matematika Dengan Prestasi Belajar Pemrograman Berorientasi Objek Pada Siswa Kelas Xii Jurusan Rpl Smk Ibu Kartini Semarang
§  Proceeding Asia Young Schoolar Summit 2019
î  Innovation Of Diabetes Mellitus Detector Based On Image Processing Using The Improved Patch Ordering Algorithm
DELEGASI DAN SEMINAR
§  (2019) Asia Young Schoolars Summit, Tianjin University, Tiongkok
§  (2019) Engineering International Conference, FT-UNNES (EIC)
§  (2019) Delegasi Professional, Engineering, Leadership, Teamwork & Awareness Camp (PELTAC) Universiti Teknologi Malaysia (UTM)
§  (2019) Delegasi Asean Youth Assembly (AYA) 2019, Surabaya Indonesia
§  (2018) Delegasi Program Merajut Batas, Bintan, Kepualauan Riau by Forum Lingkar Nusantara
§  (2018) Volunteer IT & Telecommunication Division as IT Support of Asian Para Games 2018

Author Image

About bidikin
Inspiratif, Berkarya, Bermakna, Peduli

No comments:

Post a Comment