Thursday, June 18, 2020

Perjuanganku Sebagai Penerima Bidikmisi

0
Terima kasih saya ucapkan kepada Kementerian Keuangan Indonesia yang telah membiayai kuliah saya dan segala pengalamannya. Tidak ada seorang Novita Indah Pratiwi sekarang tanpa bidikmisi (terimakasih tak terbatas untuk kedua orang tua pula yang selalu mendukung walau dalam berbagai keterbatasannya). Ibu adalah guru di MI desa dan bapak adalah wiraswasta. Setelah lulus dari MA Salafiyah Kajen Pati, Alhamdulillah melalui SNMPTN saya diterima di Departemen Fisika Universitas Diponegoro pada tahun 2016. Singkat cerita Alhamdulillah pula mendapatkan beasiswa bidikmisi. Pada Jumat, 27 Desember 2019 selesailah perjuangan S1 saya di kampus tercinta dengan predikat Cumlaude. Qodarullah Alhamdulillah sekarang tercatat sebagai penerima beasiswa di salah satu Universitas Negeri Indonesia untuk melanjutkan S2 saya (Mohon doanya teman-teman).


Menjadi mahasiswa tidak hanya berprestasi dibidang akademik tapi juga non akademik. Selama menjadi mahasiswa Undip, syukur sekali banyak sekali pengalaman yang didapatkan. Mulai aktif dan menjadi pengurus Cosmos Fisika, menjadi volunteer di acara kampus, aktif dan menjadi pengurus di KSFM Undip, aktif dan menjadi pengurus di KMNU Undip dan mengikuti berbagai acara seminar (departemen, fakultas, univ, internasional). Berbagai even lomba menulis mulai puisi, baca puisi, LKTI, serta yang paling luar biasa adalah PIMNAS31. Pernah juara lomba tartilul Quran tingkat Univ juga. Kegemaran belajar dan menulis menghantarkan saya untuk mempresentasi paper saya diberbagai seminar Internasional. Pengalaman yang tak terlupakan adalah menjadi salah satu delegasi dari Indonesia untuk mengikuti acara K-ICE (Korea International Cultur dan Education di South Korea pada November 2018). Pada Maret 2019, qodarulloh saya terpilih sebagai MAWAPRES 2 FSM Undip. Hidup adalah perjuangan yang tak henti-henti. Berusaha mengabdi untuk negeri.
Tidak mudah memang untuk sampai pada suatu titik kehidupan. Banyak tantangan, mulai dari luar ataupun dalam. Misal dari dalam adalah ketidakpercayaan diri dan lain sebagainya. Sedangkan tantangan dari luar adalah tak jarang beberapa teman yang meremehkan perjuangan kita, yang berpengalaman tidak mau berbagi dan seterusnya. Semua itu yang pernah saya rasakan. Tapi prinsip saya adalah “biarlah saya susah pada masanya, toh ada Allah yang baik membantu hambanya yang bersungguh-sungguh. Dan jikalau suatu hari nanti ada yang datang butuh bantuan dengan senang hati akan saya bantu. Supaya dia tidak lagi merasakan susahnya seperti yang saya rasakan”. Terima kasih untuk kesempatannya berbagi cerita, semoga ada hal baik yang bisa diambil. Mohon maaf jika ada tulisan yang kurang berkenan. Saya hanya manusia biasa yang banyak salah dan kurangnya teman-teman. Sempurnanya hanya milik Allah SWT.
senang berbagi @novita.1.i.pratiwi
Author Image

About bidikin
Inspiratif, Berkarya, Bermakna, Peduli

No comments:

Post a Comment