Friday, June 26, 2020

Masih Kuliah, Apakah anak bidikmisi bisa menikah ?

0
Pemerintah memberikan beasiswa Bidikmisi bagi siswa kurang mampu namun memiliki potensi, baik akademik maupun non akademik sebagai syarat utama untuk melanjutkan pendidikan di perguruan tinggi.

Beasiswa ini dikelola Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) melalui Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan. Pelamar yang memenuhi persyaratan dan lulus mendapatkan Bidikmisi akan mendapat   pembebasan biaya seleksi untuk jalur SNMPTN dan SBMPTN. Penerima Bidikmisi juga mendapat biaya per semester yang dibayarkan ke perguraun tinggi, dan mendapat uang saku.  Biaya pendidikan Bidikmisi hanya  berlaku selama delapan semester bagi jenjang S1, enam semester bagi D3, empat semester bagi D2. Akhir-akhir ini banyak didapati informasi tentang mahasiswa penerima Bidikmisi yang memutuskan menikah, jika penerima memutuskan menikah pada semester berjalan, hak menerima Bidikmisi akan dicabut.
 
Sebagaimana keterangan resmi yang disampaikan melalui laman bidikmisi.ristekdikti.go.id, pada prinsipnya menikah merupakan hal yang  tidak diatur pemerintah. Namun pada saat menikah, kewajiban pembiayaan sudah beralih ke suami. Bisa jadi status sudah tidak termasuk tidak mampu karena ada dukungan pembiayaan dari suami. Dalam pemberhentian sejauh ini, tidak ada sanksi khusus yang diatur dalam buku pedoman, kecuali jika ada kontrak belajar dengan perguruan tinggi. Pemberhentian bantuan juga berlaku bagi mahasiswa yang ternyata terbukti tidak layak.

(Hasiyah)
Author Image

About bidikin
Inspiratif, Berkarya, Bermakna, Peduli

No comments:

Post a Comment