Saturday, May 9, 2020

Hampir Berhenti Sekolah Karena Kekurangan Biaya

0
Saya Rifky Hafid K orang biasa panggil ikky, berasal dari daerah kota Makassar yang orang pikir bahwa orang kota itu kemungkinan besar adalah seorang yang berkecukupan, lain halnya dengan ku yang dari kecil sampai sekarang hidup apa adanya, Orang tua yaitu bapak dulunya adalah seorang buruh harian yang sehari-harinya mencari nafkah untuk keluarga kini sekarang telah tiada sedangkan ibu adalah seorang ibu rumah tangga yang bisanya membantu ekonomi keluarga dengan menjual kue dan titip di warung-warung.
Sekarang saya menempuh pendidikan di salah satu kampus ternama di Makassar yaitu Politeknik Negeri Ujung pandang  Jurusan Teknik Sipil angkatan 2019 sebagai status penerima beasiswa bidik misi, yang setidaknya membantu beban ekonomi keluarga dan mampu mewujudkan cita-cita saya lebih tinggi lagi. Masa kecil yang begitu suram karena beberapa kali hampir berhenti sekolah karena biaya yang tidak bisa kami mampui, akan tetapi karena prestasi saya di sd itu mendapat predikat pertama di kelas alhasil keluarga menginginkan saya agar terus tetap bersekolah karena ia berpikir bahwa saya serius dalam menempu pendidikan
Keluh kesah dalam keluarga karena terkadang banyak pembayaran yang menjadi persoalan bagi kita untuk terus menempu pendidikan, akan tetapi saya punya orang tua yang begitu tangguh yaitu bapak saya yang rela berkorban apa saja demi pendidikan saya bahkan terkadang sakitpun ia rela mengorbankan dirinya untuk aku, pastinya saya tidak membiarkan ini terus terjadi, saya mencoba membantu meringankan beban nya dengan mencoba menjual makanan di sekolah agar biaya saya sedikit bisa membantu orang tua saya, sampai pada akhirnya saya lakukan itu hingga lulus SMA.
Saya awalnya sempat ragu melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi karena tidak mampu membayar biaya perkuliahan dan semacamnya. Tiba-tiba saya di beri saran oleh guru sma saya untuk daftar kuliah lewat jalur bidik misi di politeknik negeri ujung pandang, dan begitu saya tau kabar segera say mengurusnya yah walaupun persyaratannya begitu  banyak akan tetapi saya begitu bersemangat utnuk menyelesaikan persyaratannya.
Sambil menunggu pengumuman saya bekerja di salah satu penjual tahu dan cireng di btp, segala pengalaman bisa ku ambil di situ bahwa begitulah sulitnya mendapatkan uang danb saat itu saya terus berpikir kapan yah bisa lolos jalur beasiswa itu.
Sebulan lamanya saya bekerja sampailah saya pada pengumuman kelolosan dan nama saya ada di 5 terbawah kelolosan jalur bidik misi jurusan teknik sipil prodi teknik konstruksi jalan dan jemabatan.
Karena saya berpikir mimpi itu kalau di diamkan akan lenyap dan apabila di usahakan maka akan terwujud sedikit demi-sedikit. Saya tetap berjuang untuk menghidupi keluarga karena posisi saya adalah anak pertama dan itu bukan menjadi masalah bagi saya selagi saya punya tekad yang kuat untuk terus menguatkan orang-orang sekitar saya. Sekian dan terima kasih.

Author Image

About bidikin
Inspiratif, Berkarya, Bermakna, Peduli

No comments:

Post a Comment