Monday, December 10, 2018

Penderita Penyakit Thalasemia Berjuang Sampai Mendapatkan Bidikmisi

0
Penderita Penyakit Thalasemia Berjuang 
Sampai Mendapatkan Bidikmisi
Ceritaku (surya itu benar bersinar sesuai do’a orangtuanya)
Suryana adalah namaku singkatan nama dari kedua orangtuaku abaku namanya yancik dan almh ibuku namanya erna, nama aba diambil “ya” nya sedang nama ibu diambil “na” nya jadilah “suryana”
Aku adalah anak ke 2 dari 5 bersaudara, tak banyak yang tau aku itu penderita thalasemia, orang tua ku menitipi nama ini agar aku selalu  bersinar seperti penyakit yang sulit sembuh dan efek penyakit ini merubah bentuk muka dan perut, mukanya kaya orang sakit gigi yang nggak sembuh-sembuh, kalo efeknya keperut ya buncit, tapi biarlah,soal itu aku nggak mau menceritakannya terlalu banyak, yang aku akan ceritakan bagaimana aku berjuang melawan penyakit ini, sejak sd kelas enam aku  sudah tidak lagi transfusi darah  aku Cuma percaya kekuatan do'a karna dengan doa aku bisa bertahan sampai sekarang, do’a kedua orang tua terutama itu sangat barokah dan mustajab bagiku.
Dengan banyaknya lika-liku hidup yang kujalani dari SD-SMA aku bercita-cita menjadi seorang dokter atau minimal perawat agar bisa membantu orang yang benar-benar membutuhkan pertolongan,tetapi allah memilihkanku jalan yang terbaik baginya, karena aku percaya allah memberi apa yang kita butuhkan bukan yang kita inginkan, setelah menyelesaikan SMA pada april 2015 sebelum perpisahan sekolah diriku kerja dulu paru waktu ditoko kue dan kosmetik, diagustus 2015 diriku dipanggil kepala sekolah untuk membicarakan prihal beasiswa bidikmisi,dan dengan gembiranya kubicarakan keinginanku itu kepada aba serta emakku, mereka mengatakan tak punya uang simpanan, untuk membiayai kuliah sampe akhir nantinya takut kalo mengandalkan beasiswa saja tak cukup nantinya, seluruh tenaga kukerahkan untuk menyakinkan ini beasiswa bidikmisi yang programnya full membiayai kuliah sampai selesai dengan kewajiban saya harus memenuhi nilai ip yang ditentukan, akhirnya dengan sedikit kekhawatiran mereka merestuiku,akupun diterima di Universitas Swasta tertua dikota palembang yaitu Universitas IBA dengan program studi ilmu hukum, membuat ortuku sangat bangga,karna diriku adalah cucu pertama serta anak pertama dari keluarga yang mengenyam bangku kuliah dengan beasiswa, bidikmisi adalah program yang sangat luar biasa membantunya, apalagi bagi saya serta sebagian anak negeri ini yang ingin sekali kuliah tapi memiliki keterbatasan dana.
Tak ada yang menyangka sebelumnya anak yang selalu dibully dari SD-SMA karena fisikya sekarang bercita-cita sebagai penegak hukum agar masyarakat kelak melek hukum, dan insyaallah 2019 ini segera wisuda, itulah takdir allah, Allah mengabulkan semua do’a yang dipanjatkan, tak ada yang menyangka anak penambat kapal, nelayan serta buruh harian lepas akan segera bergelar sarjana, untuk kalian jangan lelah untuk berdo’a karena allah tak pernah tidur ia selalu mengaminkan serta mencatat apa yang kita panjatkan yakin dan percaya semua akan indah pada waktunya, trimakasih program bidikmisi teruslah berkarya demi pendidikan generasi indonesia yang merata.  

Author Image

About bidikin
Inspiratif, Berkarya, Bermakna, Peduli

No comments:

Post a Comment