Friday, December 7, 2018

Mengandalkan Prestasi untuk Dapat Bidikmisi

0

"Mengandalkan Prestasi untuk Dapat Bidikmisi"
Muzamil. Itulah nama yang diberikan oleh orang tuaku. Singkat padat dan jelas, Namun memiliki makna yang mendalam. Aku dilahirkan tanggal 31 Desember 1994 dan terlahir dari keluarga yang kurang mampu. Aku merupakan anak ke-delapan dari sembilan bersaudara. Ibuku bernama Jumirah, tapi sejak aku kelas IX Sekolah Menengah Pertama (SMP) beliau meninggalkan kami untuk selamanya karena terserang penyakit Tuberkulosis atau TBC. Bapakku bernama Salimah, sebelum wafat belau juga mengalami sakit selama 25 tahun dan wafat pada saat aku kelas XII Sekolah Menengah Atas (SMA). Setelah kedua orang tuaku wafat hidup ini rasanya hampa. Aku yang bercita-cita melanjutkan pendidikan tinggi menuai banyak tantangan.
Dari internal keluarga aku tidak diizinkan untuk lanjut kuliah karena keadaan ekonomi yang minim ditambah lagi orang tua sudah tidak ada. Cibiran dari tetangga juga selalu terdengar ketika aku bercerita bahwa aku ingin lanjut kuliah, Sehingga membuat keluargaku semakin melarang aku untuk lanjut kependidikan tinggi. Tapi hal itu tidak menyurutkan semangatku untuk lanjut kuliah. Bermodal informasi beasiswa dari guru Bimbingan Konseling (BK) di SMA, aku semakin giat mencari tahu tentang beasiswa yang diinformasikan khususnya beasiswa Bidikmisi dan akhirnya seiring berjalannya waktu akupun mendaftar beasiswa Bidikmisi dan akhirnya Alhamdulillah ditetapkan menjadi penerima beasiswa Bidikmisi di Universitas Mataram tahun 2014.

Bidikmisi memberikan manfaat yang sangat luar biasa terutama bagi saya yang ingin kuliah tanpi bermodalkan prestas. Selama menjadi penerima beasiswa Bidikmisi ada banyak kisah yang saya lalui salah satunya bergabung dengan Forum Mahasiswa Bidikmisi Universitas Mataram (FORMADIKSI UNRAM). Di FORMADIKSI UNRAM kami mengadakan berbagai macam kegiatan diantaranya Bidikmisi Goes To School (BMGTS) yaitu kegiatan mensosialisasikan beasiswa Bidikmisi ke adik-adik kami yang masih duduk di bangku SMA terutama yang ingin lanjut kuliah tapi kurang mampu dan memberikan motivasi kepada mereka bahwa kuliah itu tidak harus orang yang kaya raya. Selain itu kegiatan kami adalah Bidikmisi Mengabdi yang rutin dilaksanakan setiap tahun, kegiatan ini sebagai bentuk rasa syukur kami atas rizki yang diberikan. Selanjutnya kami juga mengadakan lomba-lomba, pelatihan Karya Tulis Ilmiah, dan masih banyak lagi kegiatan-kegiatan yang lakukan. Selain aktif di FORMADIKSI UNRAM saya juga aktif di berbagai macam organisasi seperti Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) bahkan sempat mendirikan satu organisasi yang fokus oada pengabdian masyarakat yang diberi nama Awesome Devotion Community (ADC) dan aktivitas lainnya. Prestasi-prestasi yang saya dapatkan selama menjadi mahasiswa bidikmisi adalah menjadi Mahasiswa Berprestasi Fakultas Pertanian, Juara lomba-lomba hingga menjadi wisudawan terbaik tingkat Universitas.
Saat ini saya sedang bekerja menjadi Supervisor Penerima Beastudi Etos Mataram. Beastudi Etos merupakan beasiswa yang bersumber dari zakat masyarakat yang dihimpun oleh lembaga penyalur zakat Dompet Dhuafa. Dompet Dhuafa memiliki program investasi Sumber Daya Manusia yang memuat program Beastudi Etos. Saya mengikuti seleksi menjadi Supervisor pada saat sebelum lulus menjadi sarjana dan Alhamdulillah diterima. Ada beberapa program yang kami jalankan di Beastudi Etos yaitu, pembinaan rutin setiap pagi sebagai metode membentuk karakter penerima Beastudi Etos, training-training pengembangan diri dan tidak kalah penting adalah kami menjalankan program Desa Produktif. Program Desa Produktif ini adalah program pengabdian kepada masyarakat Beastudi Etos Mataram sehingga dengan adanya pengabdian ini diharapkan dapat memberi kebermanfaatan kepada masyarakat. Itulah aktivitas saya, selain melakukan pendampingan kepada adik-adik penerima Beastudi Etos Mataram harus juga tetap memberikan manfaat kepada sesama melalui program Desa Produktif tersebut.
Saat ini titik kesuksesan yang saya rasakan adalah saya bangga bisa menjadi sarjana dengan bantuan Beasiswa Bidikmisi ditambah lagi menjadi Wisudawan Terbaik. Banyak orang yang termotivasi juga ingin kuliah tapi mendapat beasiswa khususnya adik-adik yang kurang mampu seperti saya. Namun, sukses saat tentu bukanlah segalanya. Saya ingin melanjutkan studi kembali ke jenjang yang lebih tinggi. Semoga nantinya bisa diterima menjadi Awarde LPDP. Menjadi Awarde LPDP adalah salah satu mimpi yang saat ini sedang saya perjuangkan. Bekerja menjadi supervisor Beastudi Etos tentu tidak akan menghalangi saya untuk belajar lagi mempersiapkan segalanya untuk proses seleksi LPDP nantinya.

Author Image

About bidikin
Inspiratif, Berkarya, Bermakna, Peduli

No comments:

Post a Comment